Desain Booster Pump 200 LPM – 5 Bar
Sistem Duplex Booster Pump dengan Pressure Switch
Berikut desain dasar sistem booster pump sesuai spesifikasi yang Anda berikan:
📌 Data Desain
| Parameter | Spesifikasi |
|---|---|
| Kapasitas Flow | 200 LPM |
| Tekanan Kerja | 5 Bar |
| Sumber Air | Ground Tank |
| Sistem Kontrol | Pressure Switch |
| Jumlah Pompa | 2 Unit (Duplex) |
| Listrik | 3 Phase |
| Komponen Tambahan | Control Panel + Pressure Tank |
📌 Konsep Sistem
Sistem menggunakan:
- 2 pompa sentrifugal vertical multistage
- bekerja bergantian (duty-standby)
- otomatis ON/OFF berdasarkan pressure switch
- dilengkapi pressure tank untuk menjaga tekanan stabil
Tujuan:
✅ tekanan stabil
✅ backup otomatis bila pompa utama gagal
✅ umur pompa lebih panjang
✅ mengurangi start-stop berlebihan
📌 Estimasi Kebutuhan Head
Tekanan 5 bar ≈ 50 meter head.
Tambahkan:
- friction loss pipa
- safety factor
Maka desain pompa disarankan:
Total Head Design ≈ 55 – 60 meter
📌 Konfigurasi Pompa
Tipe Sistem:
Duplex Booster Pump
Operasi:
- Pompa 1 → duty
- Pompa 2 → standby otomatis
- Alternating system (bergantian otomatis)
📌 Rekomendasi Spesifikasi Pompa
Kapasitas per pompa:
Karena sistem duplex:
1 pompa = 200 LPM @ 60 meter
atau:
≈ 12 m³/jam @ 60 m head
📌 Komponen Sistem Booster Pump
1. Pompa Sentrifugal Multistage (2 Unit)
Fungsi:
- menaikkan tekanan
- menjaga debit stabil
2. Pressure Tank
Rekomendasi:
- 100–200 Liter
- diaphragm type
Fungsi:
✅ stabilisasi tekanan
✅ mengurangi frekuensi start-stop
✅ memperpanjang umur pompa
3. Pressure Switch
Setting contoh:
- CUT IN → 4 bar
- CUT OUT → 5 bar
4. Control Panel 3 Phase
Fitur disarankan:
✅ MCCB
✅ Magnetic Contactor
✅ Thermal Overload
✅ Auto/Manual Selector
✅ Alternating Relay
✅ Indicator Lamp
✅ Dry Run Protection
✅ Voltmeter & Ammeter
5. Check Valve
Mencegah aliran balik.
6. Gate Valve / Butterfly Valve
Untuk maintenance dan isolasi sistem.
📌 Alur Sistem Pompa Booster

📌 Cara Kerja Sistem
Kondisi Normal
- Tekanan turun → pressure switch aktif
- Pompa duty menyala otomatis
- Tekanan mencapai 5 bar → pompa OFF
Kondisi Peak Demand
Jika tekanan turun drastis:
- Pompa kedua dapat aktif membantu
Kondisi Pompa Rusak
- Pompa standby otomatis menggantikan
📌 Rekomendasi Ukuran Pipa
| Line | Ukuran |
|---|---|
| Suction Header | 2.5” |
| Discharge Header | 2” |
| Pressure Tank Line | 1” |
📌 Material yang Disarankan
Untuk Air Bersih:
✅ Stainless Steel 304
✅ Cast Iron + SS Impeller
📌 Proteksi yang Wajib
Dry Run Protection
Melindungi pompa saat ground tank kosong.
Overload Protection
Melindungi motor dari arus berlebih.
Check Valve
Mencegah water hammer dan reverse flow.
📌 Keunggulan Sistem Duplex Booster Pump
✅ Tekanan air stabil
✅ Ada backup pompa
✅ Maintenance lebih mudah
✅ Umur pompa lebih panjang
✅ Cocok untuk gedung dan industri
📌 Aplikasi yang Cocok
- Gedung bertingkat
- Hotel
- Apartemen
- Rumah sakit
- Industri
- Sistem distribusi air bersih
🔧 Rekomendasi Tambahan
Untuk performa lebih stabil dan hemat energi:
👉 gunakan Inverter/VFD Constant Pressure System
Keuntungan:
- tekanan lebih stabil
- hemat listrik
- soft starting
- umur motor lebih panjang
📌 Kesimpulan
Dengan kebutuhan 200 LPM, tekanan 5 bar, sistem duplex, ground tank
Maka sistem yang ideal adalah:
✅ 2 pompa multistage horizontal
✅ head kerja 55–60 meter
✅ kontrol pressure switch
✅ pressure tank + panel otomatis 3 phase
Sistem ini cocok untuk distribusi air bersih dengan tekanan stabil dan operasional yang andal.
Berikut rekomendasi 3 jenis pompa booster yang cocok untuk desain booster pump Anda
(200 LPM, 5 Bar, Duplex System, 3 Phase, Ground Tank).
Review : Pompa Booster kapasitas 250 LPM
📌 Tabel Rekomendasi Pompa Booster
| Parameter | Grundfos CR 10-10 | EBARA EVMSG 10-8 | CNP CFMF 10-8 |
|---|---|---|---|
| Jenis Pompa | Vertical Multistage | Vertical Multistage | Multistage Booster System |
| Flow Rate | ± 12 m³/jam | ± 12 m³/jam | ± 12 m³/jam |
| Head Maksimum | ± 60 m | ± 65 m | ± 55–60 m |
| Sistem | Duplex Compatible | Duplex Compatible | Booster Package |
| Power | 4 kW, 3 Phase | 3 kW, 3 Phase | 3 kW, 3 Phase |
| Material | Stainless Steel | Stainless Steel | Stainless Steel |
| Efisiensi | Sangat tinggi | Tinggi | Tinggi |
| Cocok untuk | Gedung & Industri | Water Treatment & Gedung | Hotel & Apartemen |
| Kelebihan | Andal & sparepart lengkap | Harga kompetitif | Sistem compact |
| Kekurangan | Harga lebih tinggi | Lead time kadang lebih lama | Opsi custom terbatas |
🔧 Rekomendasi Utama
Best Overall
Cocok jika Anda mengutamakan:
- keandalan jangka panjang,
- efisiensi energi,
- dan kemudahan sparepart.
Sangat ideal untuk:
- gedung bertingkat,
- hotel,
- industri,
- rumah sakit.
Alternatif Ekonomis
Keunggulan:
- performa bagus,
- material stainless,
- cocok untuk clean water dan water treatment.
Alternatif Sistem Compact
Cocok untuk:
- instalasi compact,
- ruang pompa terbatas,
- sistem distribusi otomatis.
📌 Kesimpulan
Untuk kebutuhan:
- 200 LPM
- tekanan 5 bar
- duplex booster system
- pressure tank & panel control
Maka jenis pompa yang paling ideal adalah:
✅ vertical multistage stainless steel
✅ 3 phase
✅ head kerja 55–60 meter
✅ flow ±12 m³/jam
Pompa multistage memberikan:
- tekanan lebih stabil,
- efisiensi tinggi,
- suara lebih halus,
- dan risiko kavitasi lebih rendah.
Informasi spesifikasi pompa multistage dan booster system didukung oleh data produk dan referensi teknis pabrikan.
🔥 Butuh Pompa Booster Set berkapasitas 200 LPM – 5 Bar
Dapatkan rekomendasi desain booster pump yang sesuai kebutuhan sistem Anda dengan proses cepat dan profesional.
📞 FREE KONSULTASI HARI INI
👉 Hubungi Kami Sekarang
👉 Request Penawaran Harga
👉 Diskusikan Kebutuhan Proyek Anda
🔍 Artikel Terkait:
Prinsip Kerja Sistem Pompa Booster
Penyebab Unit Pompa Bocor pada Sistem Booster
Penyebab Tekanan Pompa Booster Lemah dan Solusinya
Menentukan Tekanan Sistem Pompa Booster
Contoh Rancangan Sistem Pompa Booster pada Hotel
Rekomendasi Tipe Pompa untuk Paket Sistem Booster
Harga Paket Pompa Booster: Faktor Penentu dan Tips
Jual Pompa Booster di Jakarta – Berkualitas – Harga Murah
Tekanan Pompa untuk Sistem RO
Masalah Umum pada Sistem Pompa Booster
Apa Itu Pressure Tank? Fungsi, Jenis, dan Cara Kerjanya
Apa Itu Inverter Pompa Air? Fungsi, Cara Kerja, dan Manfaatnya


