Tekanan Pompa untuk Filter Press: Penjelasan Lengkap + Rekomendasi
Apa Itu Tekanan Pompa untuk Filter Press?
Dalam sistem pemisahan padat–cair, filter press membutuhkan suplai tekanan pompa yang stabil agar proses filtrasi dapat berjalan optimal. Tekanan pompa untuk filter press adalah tingkat tekanan hidrolik yang dihasilkan pompa untuk mendorong slurry masuk ke dalam plate–frame filter press sehingga terbentuk cake yang kering dan padat.
Tanpa tekanan pompa yang tepat, hasil filtrasi akan buruk, waktu proses menjadi lebih lama, serta konsumsi energi meningkat.
Kenapa Tekanan Pompa Sangat Penting untuk Filter Press?
Tekanan menentukan beberapa faktor kunci:
Kualitas Cake
Semakin tinggi tekanan pompa, semakin padat cake yang terbentuk.
Jika tekanan terlalu rendah: cake basah, slurry masih banyak, dan filtrat tidak jernih.
Jika terlalu tinggi: risiko bocor, plate bergeser, dan konsumsi energi meningkat.
Waktu Filtrasi
Tekanan ideal mempercepat aliran slurry sehingga cycle time filter press dapat lebih singkat.
Keausan Peralatan
Tekanan berlebih dapat mempercepat kerusakan plate, cloth, dan pompa.
Karena itu, pemilihan pompa harus mempertimbangkan range tekanan operasional, bukan hanya flow rate.
Berapa Tekanan Pompa Ideal untuk Filter Press?
Tekanan yang umum digunakan:
| Jenis Filter Press | Tekanan Ideal |
|---|---|
| Filter press standar industri | 5 – 10 bar |
| Filter press capacity besar | 10 – 16 bar |
| High-pressure filter press | 16 – 20 bar |
| Aplikasi slurry berat/abrasif | 12 – 20 bar |
Namun angka ini harus disesuaikan dengan:
- jenis slurry (limbah industri, tambang, sawit, keramik)
- ukuran partikel
- viskositas
- target dryness cake
Jenis Pompa yang Cocok untuk Filter Press
Ada beberapa kategori pompa yang paling sering digunakan untuk aplikasi filter press:
Pompa Screw (Progressive Cavity Pump)
Sangat populer karena mampu menghasilkan tekanan tinggi dan aliran stabil tanpa pulsasi.
Keunggulan:
- Tekanan hingga 12–24 bar
- Cocok untuk slurry berat & viskos
- Tidak merusak struktur partikel
- Efisiensi tinggi untuk operasi terus-menerus
Rekomendasi: Flugo Screw Pump G Series
Dipakai untuk filter press IPAL, pabrik keramik, tambang, dan industri makanan.
Pompa Piston / Diaphragm (Hydraulic Feed Pump)
Dirancang khusus untuk memberi tekanan sangat tinggi, cocok untuk filter press kapasitas besar.
Keunggulan:
- Tekanan hingga 16–25 bar
- Flow bisa variatif
- Cocok untuk limbah industri kimia dan tambang
Rekomendasi: Pompa Diaphragm Air-Operated (AODD) dari Flugo atau Wilden.
Pompa Slurry (Centrifugal Heavy Duty)
Untuk feed awal sebelum tahap high-pressure feed.
Tekanan tidak setinggi screw pump, tetapi sangat bagus untuk slurry abrasif.
Keunggulan:
- Struktur tebal dan tahan abrasi
- Tekanan sedang–tinggi
- Cocok untuk mineral, tailing, pasir silika
Rekomendasi: Flugo UHB Series (UHMWPE Chemical Slurry Pump)
Tahan korosi dan abrasi, ideal untuk pre-feed.
Pompa Dosing (Feed Kontrol Tekanan)
Digunakan sebagai booster pressure atau feed tambahan.
Rekomendasi:
- Flugo Dosing Pump
- Tipe diaphragm / plunger dosing untuk tekanan stabil 4–12 bar
Bagaimana Cara Menghitung Tekanan Pompa untuk Filter Press?
Gunakan formula dasar:
Tekanan = (Total Head Loss + Tekanan Plate Closure) / Efisiensi Sistem
Komponen yang harus dihitung:
- head loss slurry (berdasarkan flow & viskositas)
- tekanan penutupan plate (5–20 bar tergantung unit)
- losses pipa, elbow, valve
- efisiensi mekanis pompa
Contoh:
Slurry head loss: 3 bar
Plate closure: 8 bar
Losses pipa: 1 bar
Efisiensi sistem: 0.85
Maka tekanan pompa minimum:
(3 + 8 + 1) / 0.85 = 14,1 bar
Rekomendasi Pompa untuk Filter Press (By Brand)
Berikut rekomendasi lengkap dari merek populer:
FLUGO
1. Flugo Screw Pump G Series – Recommended
- Flow stabil
- Tekanan 12–24 bar
- Paling ideal untuk feed filter press
2. Flugo UHB Series – Slurry Chemical Pump
- Material UHMWPE
- Cocok untuk pre-feed abrasive/corrosive slurry
3. Flugo Dosing Pump
- Cocok untuk kontrol feed slurry halus
- Tekanan stabil & presisi

Tips Memilih Tekanan Pompa untuk Filter Press
Agar hasil filtrasi optimal, perhatikan hal berikut:
- Tentukan pressure range unit filter press (biasanya 10–16 bar)
- Kenali karakter slurry (viskositas, ukuran partikel, abrasive atau tidak)
- Pilih pompa dengan margin tekanan +20% dari kebutuhan sebenarnya
- Gunakan Pressure Relief Valve (PRV) untuk menghindari overpressure
- Pastikan material pompa kompatibel dengan sifat kimia slurry
- Untuk tekanan tinggi, pertimbangkan screw pump / piston pump
Kesimpulan: Tekanan pompa adalah faktor penentu keberhasilan proses filter press. Pemilihan pompa yang tepat — terutama pompa screw, pompa diaphragm, atau pompa slurry — memastikan proses filtrasi lebih cepat, efisien, dan menghasilkan cake lebih kering.
Dengan rekomendasi dari Ebara, Torishima, CNP, hingga Flugo, Anda dapat menyesuaikan jenis pompa dengan kebutuhan industri dan karakter slurry di lapangan.
Butuh Pompa untuk Filter Press? Konsultasikan ke Kami Gratis!
Kami menyediakan berbagai pilihan pompa:
-
Screw Pump (Flugo)
-
Slurry Pump (Flugo UHB Series)
-
ASL Series (Ebara)
-
Pompa High Pressure untuk Filter Press
-
Paket Pompa + Instalasi + Commissioning
Hubungi kami sekarang:
📞 Fast Response: klik pada icon WA untuk terhubung langsung
📩 Email: salespump9@gmail.com
📦 Tersedia harga terbaik + garansi + layanan konsultasi proyek
👉 Klik untuk tanya harga & rekomendasi pompa terbaik untuk sistem filter press Anda!


