Cara Menghitung Kapasitas dan Tekanan Kebutuhan Roots Blower

Cara Menghitung Kapasitas Udara dan Tekanan Kebutuhan Roots Blower

Dalam sistem aerasi IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah), pabrik makanan, industri kimia, maupun transportasi pneumatik, penggunaan Roots Blower sangat penting untuk memasok udara bertekanan rendah dalam volume besar. Agar sistem bekerja efisien, kita harus mengetahui kapasitas udara (air capacity) dan tekanan kebutuhan (pressure requirement) yang tepat sebelum memilih blower.

Kesalahan dalam perhitungan dapat menyebabkan blower bekerja di luar spesifikasi, mengakibatkan konsumsi energi tinggi, kebisingan berlebih, bahkan kerusakan dini. Kami membahas singkat langkah-langkah praktis cara menghitung kapasitas udara dan tekanan Roots Blower secara benar untuk aplikasi industri.


1. Mengenal Kapasitas dan Tekanan pada Roots Blower

Sebelum melakukan perhitungan, pahami terlebih dahulu dua parameter utama:

  • Kapasitas Udara (Air Capacity / Flow Rate)
    Adalah volume udara yang dikeluarkan blower per satuan waktu, biasanya dinyatakan dalam m³/menit (m³/min) atau m³/jam (m³/h).
  • Tekanan (Pressure)
    Merupakan perbedaan tekanan antara sisi keluar (discharge) dan sisi masuk (inlet) blower, biasanya dinyatakan dalam mbar, kPa, atau kg/cm².
    Pada umumnya, Roots Blower bekerja di tekanan rendah (0,1–1,0 bar).

2. Rumus Umum Menghitung Kapasitas Udara

Untuk menghitung kebutuhan udara pada sistem, gunakan rumus dasar:

Q = A × V

Keterangan:

  • Q = Kapasitas udara (m³/menit)
  • A = Luas permukaan atau volume area yang diaerasi (m² atau m³)
  • V = Laju aliran udara yang dibutuhkan (m³/menit per satuan area)
Contoh Perhitungan untuk Sistem Aerasi IPAL

Misal, sistem aerasi memiliki kolam berukuran 10 m x 5 m x 3 m (volume 150 m³).
Diperlukan suplai udara sekitar 0,015 m³/menit per m³ air agar bakteri pengurai mendapat oksigen cukup.

Maka: Q = 150 × 0.015 = 2.25 ³/menit

Jadi, Roots Blower yang dibutuhkan minimal memiliki kapasitas udara 2,25 m³/menit atau sekitar 135 m³/jam.


3. Cara Menghitung Tekanan Kebutuhan Roots Blower

Tekanan yang diperlukan tergantung dari kedalaman aerasi, panjang pipa, serta jumlah diffuser atau head loss sistem.
Rumus pendekatannya:

P_total = P_air + P_loss

Keterangan:

  • P_total = Tekanan total yang dibutuhkan blower (mbar)
  • P_air = Tekanan akibat kedalaman air (mbar)
  • P_loss = Kehilangan tekanan dari pipa, filter, dan diffuser (mbar)
Perhitungan Tekanan Akibat Kedalaman Air

Tekanan air meningkat sekitar 98 mbar per meter kedalaman.
Jika aerasi berada di kedalaman 3 meter:
P_air = 3 × 98 = 294 mbar

Tambahkan kehilangan tekanan (head loss) ± 20% dari tekanan air:
P_loss = 0.2 × 294 = 59 mbar

Sehingga:
P_total = 294 + 59 = 353 mbar

Jadi tekanan minimum Roots Blower yang dibutuhkan adalah sekitar 0,35 bar.


4. Penyesuaian Berdasarkan Kondisi Sistem

Setiap sistem memiliki karakteristik berbeda.
Beberapa faktor yang perlu diperhatikan untuk mendapatkan hasil lebih akurat:

  • Panjang dan diameter pipa udara
    Semakin panjang dan kecil pipa, semakin besar kehilangan tekanan.
  • Jumlah diffuser atau aerator
    Diffuser halus (fine bubble) memerlukan tekanan lebih tinggi daripada diffuser kasar.
  • Ketinggian lokasi (altitude)
    Tekanan atmosfer yang lebih rendah di dataran tinggi mempengaruhi performa blower.
  • Tipe proses (kontinu atau intermittent)
    Sistem dengan beban bervariasi perlu margin tambahan sekitar 10–15%.

Cara Menghitung Kapasitas Udara dan Tekanan Kebutuhan Roots Blower


5. Menentukan Ukuran Roots Blower yang Tepat

Setelah mendapatkan data kapasitas (Q) dan tekanan (P), langkah berikutnya adalah memilih blower dengan spesifikasi terdekat namun sedikit di atas kebutuhan aktual.
Misalnya:

  • Hasil perhitungan: 2,25 m³/menit @ 0,35 bar
  • Pilih blower dengan kapasitas 2,5 m³/menit @ 0,4 bar

Pemilihan ini memberikan margin keamanan dan memastikan blower tidak bekerja di beban maksimum secara terus-menerus.


6. Contoh Aplikasi Perhitungan di Lapangan

Parameter Nilai Keterangan
Volume bak aerasi 200 m³ Sistem IPAL domestik
Kebutuhan udara 0.015 m³/menit/m³ Standar bakteri aerasi
Kedalaman diffuser 3.5 m
Kehilangan tekanan (pipa + diffuser) 25% Estimasi sistem
Hasil kapasitas udara (Q) 3 m³/menit 180 m³/jam
Tekanan total (P) 0.43 bar 430 mbar

Dari hasil di atas, Roots Blower yang cocok adalah tipe dengan kapasitas 3–3.5 m³/menit @ 0.45 bar, misalnya FUTSU TSC-80 atau Flugo FRB-50.


7. Tips Memilih Roots Blower Sesuai Perhitungan

  • Pastikan efisiensi dan daya motor sesuai dengan kapasitas blower.
  • Pilih blower dengan sistem pendingin yang baik untuk operasi terus-menerus.
  • Gunakan silencer dan flexible joint untuk mengurangi kebisingan.
  • Selalu minta kurva performa blower (performance curve) dari pabrikan sebelum pembelian.

Kesimpulan: Menghitung kapasitas udara dan tekanan Roots Blower dengan benar sangat penting untuk memastikan sistem aerasi atau proses industri berjalan efisien.
Langkah utama mencakup:

  1. Menghitung kebutuhan udara berdasarkan volume dan jenis aplikasi
  2. Menentukan tekanan berdasarkan kedalaman dan kehilangan sistem
  3. Memilih blower dengan margin kapasitas dan tekanan sedikit lebih tinggi

Dengan perhitungan yang tepat, Anda dapat menghemat energi, memperpanjang umur blower, dan menjaga kinerja sistem aerasi tetap optimal.


⚙️ Butuh Bantuan Menghitung dan Memilih Roots Blower?

Kami menyediakan layanan konsultasi, perhitungan kapasitas, dan rekomendasi tipe Roots Blower berbagai merek seperti Tsurumi, Longtech, Taiko, Flugo, FUTSU, dan Showfou, lengkap dengan instalasi dan servis.

📞 Hubungi Sales Kami Sekarang | 📲 WhatsApp Konsultasi Gratis | 📩 Email Penawaran Resmi


📍 Area Layanan

Kami melayani penjualan, instalasi, dan purna jual Root Blower dengan berbagai kapasitas dan merek terkenal ke seluruh Indonesia, meliputi:
🌏 Jabodetabek: Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi
🌏 Jawa Barat: Bandung, Cirebon, Tasikmalaya
🌏 Jawa Tengah & DIY: Semarang, Solo, Yogyakarta
🌏 Jawa Timur: Surabaya, Malang, Sidoarjo
🌏 Sumatera: Medan, Pekanbaru, Palembang, Batam
🌏 Kalimantan: Banjarmasin, Balikpapan, Samarinda
🌏 Sulawesi: Makassar, Manado, Kendari
🌏 Bali & Nusa Tenggara: Denpasar, Lombok, Kupang
🌏 Papua: Jayapura, Sorong, Merauke


🔗 Artikel terkait:

Mencegah Overpressure pada Roots Blower
Penyebab Pressure Tidak Tercapai pada Roots Blower
Peredam Suara pada Roots Blower
Silencer pada Unit Roots Blower
Jual Root Blower Berbagai Merek | Terbaik | Harga Murah
Harga dan Spesifikasi Roots Blower Flugo
Alternatif Roots Blower Longtech dengan Roots Blower FLUGO
5 Tanda Roots Blower Perlu Diservis atau Diganti

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top